Detail Cantuman

No image available for this title

Akuntansi Syariah

Analisis Perbandingan Metode Penyusutan Aset Ijarah menurut PSAK No. 107 dengan Praktik di Bank Syariah Mandiri dan Pengaruhnya Terhadap Neraca dan Laporan Laba Rugi



Terdapat ketidakseragaman dalam metode penyusutan ijarah yang disebabkan karena perbedaan persepsi KAP (Kantor Akuntan Publik) mengenai PSAK 16 tentang Aset Tetap paragraf 65 yang menjadi rujukan dalam pengaturan penyusutan aset ijarah sebagaimana terdapat dalam PSAK 107 tentang Akuntansi Ijarah paragraf 13. Akibat perbedaan persepsi tersebut bank syariah yang memiliki fortofolio pembiayaan ijarah dalam penyusutan aset ijarahnya ada yang menggunakan metode garis lurus dan ada yang menggunakan metode anuitas. Salah satu bank syariah yang menggunakan metode anuitas yaitu BSM (Bank Syariah Mandiri). Perbedaan metode penyusutan aset ijarah akan mempengaruhi neraca dan laporan laba rugi. Hal inilah yang diangkat sebagai titik permasalahan yang menjadi latar belakang penelitian ini dilakukan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif komparatif yaitu menganalisa perbandingan data yang ada dilapangan dengan teori yang seharusnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode garis lurus dapat menyebabkan pendapatan bank menjadi kecil jika dibandingkan dengan metode anuitas pada awal masa pembiayaan dan menjadi besar pada akhir masa pembiayaan juga menyebabkan effective rate of return yang tidak konsisten yang menimbulkan ketidakstabilan nilai bagi hasil kepada nasabah. Pengaruhnya terhadap neraca adalah nilai buku aset ijarah dan ekuitas dengan metode garis lurus lebih rendah dibandingkan dengan metode anuitas. Sedangkan pengaruhnya terhadap laporan laba rugi adalah pendapatan bersih ijarah dan hak pihak ketiga atas bagi hasil untuk pemegang dana pihak ketiga dengan metode garis lurus lebih rendah dibandingkan dengan metode anuitas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dan masukan bagi IAI selaku pemegang standarisasi dan perbankan syariah khususnya BSM (Bank Syariah Mandiri) selaku pengguna dalam hal menyatukan pemahaman mengenai standar akuntansi keuangan.



Ketersediaan

S 243/12S 243/12Rak SkripsiTersedia

Informasi Detail

Judul Seri
-
No. Panggil
S 243/12
Penerbit STEI SEBI : Depok.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas


Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya


STEI SEBI REPOSITORY


Repositori STEI SEBI dikembangkan sebagai tempat koleksi-koleksi karya sivitas akademika STEI SEBI disimpan & disebarluaskan.